Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sassuolo Tahan Juventus, Fabio Grosso Blak-blakan Puji Jay Idzes
Advertisement . Scroll to see content

Tiga Kali Gagal Beruntun, Penalti Juventus Jadi Sorotan

Minggu, 22 Maret 2026 - 12:00:00 WIB
Tiga Kali Gagal Beruntun, Penalti Juventus Jadi Sorotan
Penalti Juventus kembali gagal, Spalletti ungkap alasan pilih Locatelli meski Yildiz siap jadi eksekutor saat lawan Sassuolo. (Foto: Juventus)
Advertisement . Scroll to see content

TURIN, iNews.id - Penalti Juventus kembali gagal dan memicu sorotan tajam setelah Luciano Spalletti mengungkap keputusan kontroversial saat melawan Sassuolo. Kegagalan ini menjadi yang ketiga secara beruntun di Serie A dengan eksekutor berbeda.

Juventus harus puas bermain imbang 1-1 saat menjamu Sassuolo. Hasil ini berdampak besar pada peluang mereka finis di empat besar dan lolos ke Liga Champions musim depan.

Dalam pertandingan tersebut, Kenan Yildiz sempat membawa Juventus unggul lebih dulu. Namun keunggulan itu tidak bertahan setelah Andrea Pinamonti mencetak gol penyeimbang untuk Sassuolo.

Drama terjadi di penghujung laga saat Juventus mendapatkan penalti. Situasi ini bermula dari sundulan Dusan Vlahovic yang mengenai tangan Jay Idzes di kotak terlarang.

Keputusan Spalletti Jadi Sorotan

Momen sebelum penalti ternyata menyimpan cerita penting. Kenan Yildiz terlihat berada di sekitar titik putih dan berharap menjadi eksekutor.

Namun keputusan berbeda diambil oleh Spalletti. Dia memanggil Manuel Locatelli ke pinggir lapangan untuk berdiskusi singkat sebelum akhirnya menunjuk gelandang tersebut sebagai penendang.

Locatelli kemudian menyampaikan keputusan itu kepada Yildiz dan mengambil tanggung jawab sebagai algojo. Hasilnya tidak sesuai harapan.

Tendangan Locatelli yang lemah dan mengarah ke tengah berhasil diamankan kiper Sassuolo, Arijanet Muric. Peluang emas untuk mengamankan kemenangan pun hilang.

“Locatelli datang kepada saya dan mengatakan dia merasa siap untuk mengambilnya,” ujar Spalletti kepada DAZN Italia.

“Ada dua atau tiga pemain yang ingin maju, tetapi Locatelli adalah penendang yang ditunjuk. Tidak masalah, siapa pun bisa gagal mengeksekusi penalti, kami hanya kecewa karena tidak membawa pulang kemenangan.”

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut