Terungkap! Nasib Bintang Rp770 M yang Gagal Diboyong Jurgen Klopp ke Liverpool, Kini Jalani Peran Tak Terduga
Musim debut gelandang berusia 27 tahun itu di Turin berjalan jauh dari kata ideal. Dari 44 penampilan di semua kompetisi, Koopmeiners hanya mencatatkan lima gol dan tiga assist, sementara Juventus harus puas finis di peringkat keempat Serie A.
Banyak pihak menilai performanya tak maksimal karena penggunaan posisi yang berubah-ubah. Di bawah Thiago Motta dan Igor Tudor, Koopmeiners sempat dimainkan sebagai gelandang serang, winger terbalik, hingga gelandang box-to-box.
Situasi mulai berubah sejak Luciano Spalletti ditunjuk sebagai pelatih kepala Juventus pada Oktober. Koopmeiners kemudian mendapatkan peran baru yang lebih defensif dan stabil.
Menariknya, Koopmeiners kini justru tampil sebagai bek tengah kiri dalam skema tiga atau lima bek, dengan tugas tambahan naik ke lini tengah saat menyerang. Peran tersebut diakuinya membuat performanya jauh lebih baik.
“Pelatih mengatakan saya bisa bermain di posisi ini, tetapi juga maju sebagai gelandang tambahan, karena itu akan membuat mereka lebih kesulitan. Saya merasa nyaman di posisi ini dan merasa bahwa saya dapat membantu tim,” kata Koopmeiners kepada DAZN pada bulan November.