Spalletti Lihat Sisi Positif dan Negatif Juventus usai Lawan AS Roma
ROMA, iNews.id – Pelatih Juventus Luciano Spalletti melihat sisi positif dan negatif armadanya usai melawan AS Roma dalam lanjutan Liga Italia 2025-2026 di Stadio Olimpico, Senin (2/3/2026) dini hari WIB. Laga itu berlangsung sengit. Juventus sempat tertinggal 1-3 sebelum akhirnya imbang 3-3.
Spalletti mengaku senang dengan reaksi timnya, tetapi tidak sepenuhnya puas jika menilai keseluruhan performa.
“Jika kita berbicara soal reaksi, maka ya saya senang, tetapi jika melihat musim pertama ini, maka saya tidak terlalu senang,” kata Spalletti kepada DAZN Italia.
Dia meminta evaluasi dilakukan secara objektif. Menurut dia, timnya harus menilai pertandingan dengan kepala dingin, bukan hanya dari semangat bangkit yang ditunjukkan di lapangan.
Juventus Siapkan Revolusi Kiper, Emil Audero Masuk Radar
“Kita harus melakukan evaluasi secara objektif di sini. Kami tersingkir dari Liga Champions dengan cara seperti itu setelah bermain 120 menit dan berhasil membalikkan situasi yang sebelumnya terasa seperti gunung untuk didaki,” ujarnya.
Locatelli Nyaris Menangis, Juventus Gagal Comeback Lawan Galatasaray
Spalletti menilai perjuangan pemain patut diapresiasi. Mereka menunjukkan keyakinan dan semangat untuk kembali ke dalam pertandingan meski sempat berada dalam posisi sulit.
Namun dia juga menyoroti kelemahan yang tidak bisa diabaikan. Menurut dia, timnya terlalu lamban saat menghadapi proses terjadinya gol kedua dan ketiga.
Juventus Dapat Tepuk Tangan Meriah dari Suporter usai Tersingkir dari Liga Champions, Kok Bisa?
“Namun, kami juga terlalu lamban pada gol kedua dan ketiga. Para pemain percaya, mereka berjuang untuk bangkit, tetapi kami juga menempatkan diri kami dalam situasi itu,” lanjutnya.
Spalletti mencatat dua gol kebangkitan lahir dari pemain pengganti. Hal itu menunjukkan respons positif dari bangku cadangan dan kedalaman skuad yang dimiliki.
Dramatis! Comeback Gila Juventus Gagal, Osimhen Pastikan Galatasaray ke 16 Besar
Selain itu, tendangan bebas di akhir pertandingan yang dieksekusi Edon Zhegrova juga datang dari pemain pengganti. Kontribusi tersebut menjadi bukti respons taktis yang berjalan.
Meski ada sisi positif dari reaksi dan kontribusi pemain cadangan, Spalletti menegaskan timnya tidak boleh kembali membuat kesalahan yang sama. Dia ingin tim tampil lebih fokus dan tidak kehilangan konsentrasi dalam momen krusial.
Evaluasi menyeluruh menjadi fokus utama setelah laga ini. Spalletti ingin memastikan Juventus tidak hanya mampu bangkit, tetapi juga menghindari situasi sulit sejak awal pertandingan.
Editor: Abdul Haris