Juventus Siapkan Revolusi Kiper, Emil Audero Masuk Radar
TURIN, iNews.id - Juventus berencana merombak total posisi kiper pada bursa transfer musim panas 2026 dan Emil Audero masuk radar utama. Langkah ini muncul setelah performa Michele Di Gregorio dinilai menurun dalam beberapa laga penting.
Laporan media Italia, La Gazzetta dello Sport, menyebut manajemen Juventus mulai menyusun strategi besar untuk sektor penjaga gawang. Penurunan performa Di Gregorio memicu evaluasi serius jelang dibukanya jendela transfer musim panas mendatang.
“Di rumah Juventus dibuka perburuan kiper nomor satu baru. Kasus Michele Di Gregorio, yang melakukan serangkaian kesalahan dalam dua pekan terakhir melawan Lazio, Inter, dan Como, memaksa manajemen Juventus mulai memikirkan langkah di bursa transfer musim panas mendatang,” tulis La Gazzetta dello Sport, dikutip Jumat (27/2/2026).
Nama Di Gregorio menjadi sorotan usai tampil kurang konsisten saat menghadapi Lazio, Inter Milan, dan Como 1907. Situasi ini mendorong klub berjuluk Si Nyonya Tua membuka opsi menghadirkan penjaga gawang baru.
Daftar 16 Tim Lolos 16 Besar Liga Europa: Verdonk Cs Jumpa Lawan Kuat
La Gazzetta dello Sport juga mengabarkan potensi revolusi total di bawah mistar gawang Juventus. Selain evaluasi terhadap Di Gregorio, kiper pelapis Mattia Perin disebut ingin hengkang demi mendapatkan menit bermain lebih banyak. Kontraknya masih berlaku hingga 2027, namun dia telah menyatakan keinginan mencari klub yang memberi peran utama.
“Kemungkinan besar akan terjadi revolusi total di Juventus musim panas nanti. Mattia Perin, yang kontraknya berakhir pada 2027, sejak tahun lalu sudah menyatakan keinginan untuk bermain sebagai starter di klub lain. Sementara Carlo Pinsoglio, yang akan berusia 36 tahun pada Maret, bisa saja memutuskan pensiun,” lanjut laporan tersebut.
Locatelli Nyaris Menangis, Juventus Gagal Comeback Lawan Galatasaray
Faktor usia juga menjadi pertimbangan. Carlo Pinsoglio mendekati usia 36 tahun pada Maret, sehingga masa depannya turut masuk pembahasan manajemen. Kombinasi faktor performa, kebutuhan regenerasi, dan ambisi klub membuat posisi kiper menjadi prioritas pembenahan.