Siapa Vozinha? Kiper 40 Tahun Cape Verde, si Nenek Kecil Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
“Julukan itu berasal dari kakek-nenek saya. Saya tidak pernah tinggal bersama orang tua; saat saya lahir, ayah berada di militer dan ibu bekerja setiap hari. Saya tumbuh bersama kakek-nenek,” kata dia dalam wawancara dengan FIFA.
Sejak kecil, dia terbiasa bermain dengan anak-anak yang lebih tua dan membentuk karakter kompetitif.
“Saya bermain sangat baik dengan kaki, sangat kompetitif, dan saya tidak suka kalah. Saat mereka memukul saya dan saya tidak bisa membalas, saya pulang dengan marah. Anak-anak lain mengejek saya dan bilang saya akan mengadu ke kakek-nenek,” ucapnya.
Ejekan masa kecil itu justru melekat dan berubah menjadi identitas yang terus dia bawa hingga tampil di Piala Dunia.
Pada awal karier profesional, dia sempat menggunakan nama aslinya, Josimar. Nama tersebut dipilih ayahnya sebagai penghormatan kepada bek kanan legendaris Brasil yang bersinar di Piala Dunia 1986.