Seluruh Energi akan Kami Kerahkan agar Kroasia Juara Piala Dunia
Dua puluh tahun lalu, Kroasia mencetak sejarah (pertama kali berlaga di Piala Dunia, dan berhasil menjadi juara ketiga). Di semifinal, Kroasia dikalahkan Prancis. Apakah pertandingan nanti akan menjadi ajang balas dendam?
Oh tidak, saya rasa tidak ada yang berpikiran seperti itu. Kami menyaksikan pertandingan tersebut berulang-ulang. Tapi, bukan sebagai persiapan pertandingan nanti (final). Laga ini tidak ada hubungannya. Itu sejarah. Kini kami ingin menang.
Kami sangat menghormati Prancis dan apa yang terjadi nanti adalah usaha kami di lapangan. Prancis adalah tim yang pantas sampai ke final. Mereka memiliki pemain yang hebat, tapi kami harus melawan. Kami harus fokus kepada permainan sendiri bukan mereka. Kami sangat ingin menang dan itu akan terlihat di lapangan.
Jika Anda memenangkan Piala Dunia hari Minggu (14/7) dan keesokan harinya Anda tak bisa lagi bermain sepak bola, Apakah Anda bisa menerimanya?
Jika itu adalah harga yang harus saya bayar untuk memenangkan Piala Dunia, saya akan melakukannya. Saya bakal gantung sepatu, menyimpannya di rumah. Saya akan melakukan segalanya untuk Kroasiaku.
Sebelum Piala Dunia, banyak yang mengatakan Cristiano Ronaldo, Lionel Messi atau penggawa hebat lainnya akan menjadi pemain terbaik di turnamen ini. Tapi, kini semua sudah di rumahnya masing-masing. Lalu, orang mulai bicara Luka Modric, bagaimana menurut Anda?