Profil Hulk, Pemain Brasil Berbadan Kekar yang Nikahi Keponakan Mantan Istrinya
Selama tiga tahun di sana, dia hanya berhasil mencetak 1 gol dari 11 pertandingan. Hal tersebut membuat dia sempat dipindahkan ke klub Jepang Consadole Sapporo dan Tokyo Verdy. Tahun 2008, Hulk menjadi pemain tetap Tokyo Verdy dan berhasil mencetak 45 gol dari 56 pertandingan.
Dia lalu pindah ke FC Porto. Nama Hulk melejit kala dia memperkuat FC Porto di tahun 2008-2012. Hulk telah memenangkan 11 trofi bersama Porto termasuk empat gelar liga dan Liga Europa pada 2010-2011 sebelum memutuskan pindah ke Zenit. Selama membela Porto, dia berhasil mencetak 77 gol dan 61 assist dari 169 pertandingan.
Setelah itu dia hengkang ke klub Zenit St Petersburg. Hulk tetap tajam di klub asal Rusia itu dengan mencetak 76 gol dan 60 assist dalam 148 pertandingan.
Dia terpilih menjadi pemain andalan yang berlaga di kompetisi Liga Rusia. Hulk berperan di Zenit selama 5 tahun terhitung dari tahun 2012 hingga 2016.
Dia juga sempat membela klub China Shanghasi SIPG selama 4 tahun. Capaian Hulk untuk Shanghai SIPG yakni merebut gelar juara Liga Super China dan Piala Super China meskipun hingga akhir 2020 gagal merengkuh supremi di ajang regional. Selain itu, dia sudah mencetak 76 gol dari 145 pertandingan.