Presiden FIFA Pastikan Timnas Iran Tampil di Piala Dunia 2026
ZURICH, iNews.id – Presiden FIFA, Gianni Infantino, memastikan Timnas Iran tetap tampil di Piala Dunia 2026 meski konflik di Timur Tengah masih berlangsung.
Infantino menegaskan partisipasi Iran tidak akan terpengaruh situasi perang yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel sejak 28 Februari lalu.
“Iran pasti akan datang. Kami berharap saat itu situasi sudah damai, itu tentu akan sangat membantu,” ujarnya kepada CNBC, Rabu (16/4/2026).
Dia menekankan Iran berhak tampil karena sudah memastikan tiket ke putaran final. Selain itu, para pemain juga ingin tetap berkompetisi di panggung dunia.
Apa Sanksi Buat Timnas Iran jika Mundur dari Piala Dunia 2026? Siap-Siap Denda Besar!
“Iran harus datang. Mereka mewakili rakyatnya, mereka sudah lolos, dan para pemain ingin bermain,” katanya.
Infantino juga menegaskan prinsip FIFA terkait pemisahan olahraga dari urusan politik. Dia menilai sepak bola memiliki peran penting dalam menjaga hubungan antarnegara.
Tim Pengganti Timnas Iran di Piala Dunia 2026 Tak Harus dari Asia
“Olahraga harus berada di luar politik,” ujarnya.
Dia menyebut FIFA berupaya menjaga jembatan komunikasi di tengah situasi global yang tidak stabil. “Jika tidak ada yang percaya membangun dan menjaga jembatan tetap utuh, kami yang akan melakukannya,” tuturnya.
Timnas Iran Rugi Besar jika Boikot Piala Dunia 2026, Kehilangan Rp176 Miliar
Piala Dunia 2026 akan digelar di tiga negara tuan rumah yakni Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.
Turnamen empat tahunan tersebut dijadwalkan mulai pada 11 Juni 2026. Iran telah mengamankan partisipasi dan dijadwalkan menjalani pertandingan di Amerika Serikat pada Juni mendatang.
Momen Timnas Iran Vs Amerika Serikat di Piala Dunia, Penuh Respek!
Situasi geopolitik yang memanas sempat memunculkan keraguan terkait keikutsertaan Iran. Namun, pernyataan Infantino menegaskan posisi FIFA tetap membuka jalan bagi semua tim yang telah lolos secara sportif.
Dengan kepastian ini, Iran tetap menjadi salah satu peserta yang akan meramaikan Piala Dunia 2026 di tengah dinamika global yang belum sepenuhnya stabil.
Editor: Abdul Haris