Polisi Periksa 4 Orang terkait Pelemparan Batu ke Bus Persik di Stadion Kanjuruhan
Meski begitu, pihak Persik Kediri – termasuk pemain, pelatih, dan ofisial – belum menjalani pemeriksaan karena masih kelelahan usai pertandingan sengit melawan Arema.
“Termasuk sopir bus, sampai sekarang belum kami mintai keterangan,” tutur Bambang, yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Ngajum.
Sebagai bukti awal, pihak kepolisian telah mengamankan satu batu besar dan pecahan kaca dari sisi kiri bus yang mengalami kerusakan. Investigasi masih terus berlanjut, termasuk pencarian saksi tambahan untuk mengungkap pelaku.
“Kami terus menyelidiki dan mengumpulkan bukti agar pelaku segera tertangkap. Investigasi masih berlanjut di lapangan,” tegasnya.
Pertandingan tersebut merupakan laga kandang perdana Arema FC di Stadion Kanjuruhan sejak tragedi maut yang merenggut 135 korban jiwa. Namun, laga lanjutan Liga 1 2024-2025 yang berlangsung Minggu (11/5/2025) sore itu justru berakhir pahit bagi Singo Edan, yang takluk 0-3 dari Persik Kediri.