Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Donald Trump Buka Peluang Bertemu Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei
Advertisement . Scroll to see content

Piala Dunia 2026 Belum Dimulai, FIFA Terancam Digugat Gara-Gara Bendera Iran

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:30:00 WIB
Piala Dunia 2026 Belum Dimulai, FIFA Terancam Digugat Gara-Gara Bendera Iran
FIFA menghadapi ancaman gugatan hukum menjelang Piala Dunia 2026 setelah rencana pelarangan bendera Iran era pra-revolusi memicu kontroversi di Amerika Serikat. (Foto: Gulfnews)
Advertisement . Scroll to see content

DUBAI, iNews.id - FIFA menghadapi ancaman gugatan hukum menjelang Piala Dunia 2026 setelah muncul rencana pelarangan penggunaan bendera Iran era pra-revolusi di lokasi pertandingan yang digelar di Amerika Utara.

Kontroversi tersebut muncul ketika persiapan menuju turnamen sepak bola terbesar di dunia memasuki tahap akhir. Piala Dunia 2026 dijadwalkan mulai bergulir pada 11 Juni dengan Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko menjadi tuan rumah.

Persoalan ini berkembang di tengah situasi geopolitik yang masih sensitif. Perjalanan Timnas Iran menuju Piala Dunia juga diwarnai berbagai tantangan yang berkaitan dengan kondisi regional dan hubungan internasional.

Sejumlah pihak sebelumnya menyuarakan kekhawatiran terkait keamanan tim nasional Iran selama berada di Amerika Serikat. Situasi semakin menjadi sorotan setelah muncul sejumlah komentar dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang ikut menambah ketidakpastian menjelang turnamen.

Iran sendiri telah menggelar kegiatan penyambutan menjelang Piala Dunia melalui sebuah acara di Teheran. Namun, persiapan tim belum sepenuhnya berjalan mulus.

Presiden Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, mengungkapkan skuad negaranya masih belum mendapatkan visa untuk mengikuti turnamen tersebut. Kondisi itu menambah daftar persoalan yang harus diselesaikan sebelum keberangkatan tim.

Ancaman Gugatan untuk FIFA

Masalah baru muncul setelah organisasi Institute for Voices of Liberty menyampaikan keberatan atas rencana FIFA yang disebut akan melarang bendera Iran era pra-revolusi di berbagai venue Piala Dunia 2026.

Organisasi tersebut menilai kebijakan itu berpotensi menimbulkan persoalan hukum. Mereka bahkan memperingatkan sengketa tersebut dapat berlanjut ke proses hukum resmi apabila tidak ada perubahan kebijakan.

Menurut laporan yang beredar, gugatan dapat diajukan ke pengadilan negara bagian California maupun pengadilan federal di Amerika Serikat. Langkah hukum itu akan ditempuh jika FIFA tetap menjalankan rencana pelarangan tersebut.

Kontroversi ini menambah daftar tantangan yang dihadapi FIFA menjelang dimulainya Piala Dunia 2026. Selain mempersiapkan penyelenggaraan turnamen terbesar dalam sejarah dengan format baru, badan sepak bola dunia itu kini juga harus menghadapi potensi sengketa hukum yang berkaitan dengan Iran.

Hingga saat ini belum ada keputusan akhir terkait polemik tersebut. Namun, ancaman gugatan itu berpotensi menjadi salah satu isu paling disorot menjelang kick-off Piala Dunia 2026 di Amerika Utara.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut