Iran Tetap Main di AS saat Piala Dunia 2026, Tapi Menginap di Meksiko
MEXICO CITY, iNews.id – Iran dipastikan bermarkas di Meksiko selama Piala Dunia 2026. Presiden Claudia Sheinbaum mengonfirmasi negaranya siap menampung tim tersebut di tengah penolakan Amerika Serikat akibat ketegangan politik.
Keputusan ini muncul setelah Iran mengirim permintaan resmi kepada FIFA terkait partisipasi mereka pada turnamen 48 tim tersebut. Iran lolos ke Piala Dunia 2026 setelah menjadi juara Grup A kualifikasi Asia dan tergabung di Grup G bersama Selandia Baru, Belgia, dan Mesir.
Partisipasi Iran sejak awal memicu kontroversi serius. Hubungan politik yang memburuk dengan Amerika Serikat, salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026, menimbulkan keraguan besar soal kelancaran keikutsertaan mereka, terutama terkait izin tinggal dan keamanan tim.
Situasi kian rumit setelah Iran masuk daftar larangan perjalanan era Presiden Donald Trump. Trump sempat menyebut pemain Iran sebaiknya tidak datang ke Amerika Serikat demi keselamatan mereka, meski kemudian menyatakan para pemain tetap “diterima”.
Seluruh laga Grup G Iran dijadwalkan berlangsung di Amerika Serikat, dengan rencana awal tim bermarkas di Tucson, Arizona. Namun rencana tersebut berubah drastis setelah Federasi Sepak Bola Iran mengajukan relokasi markas.