Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kirim Berkas ke FIFA, FFI Optimistis Indonesia Bisa Gelar Piala Dunia Futsal 2028
Advertisement . Scroll to see content

Persipura Jayapura Kena Hukuman Telak, Semusim Tanpa Penonton usai Kerusuhan Maut

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:26:00 WIB
Persipura Jayapura Kena Hukuman Telak, Semusim Tanpa Penonton usai Kerusuhan Maut
Persipura Jayapura dijatuhi sanksi berat oleh Komdis PSSI berupa larangan laga kandang dengan penonton selama semusim dan denda Rp240 juta.(Foto: Persipura)
Advertisement . Scroll to see content

Selain hukuman tanpa penonton, Persipura juga dikenai denda dengan total mencapai Rp240 juta. Nilai tersebut berasal dari sejumlah pelanggaran yang terjadi selama pertandingan hingga kerusuhan seusai laga.

Rincian hukuman mencakup denda Rp125 juta akibat pelemparan smoke bomb, flare, dan petasan. Kemudian invasi suporter ke lapangan dikenai sanksi Rp50 juta serta pelemparan botol air minum ke arah lapangan sebesar Rp15 juta.

Komdis PSSI Nilai Pelanggaran Persipura Sangat Berat

Komdis PSSI juga menjatuhkan sanksi administratif tambahan. Persipura Jayapura diwajibkan membayar denda Rp30 juta, sedangkan panitia pelaksana pertandingan terkena hukuman Rp20 juta karena dinilai gagal menjaga keamanan dan ketertiban laga.

Keputusan tersebut tertuang dalam surat resmi Komdis PSSI bernomor 246/L2/SK/KD-PSSI/V/2026. Komdis menilai insiden yang terjadi masuk kategori pelanggaran berat sesuai Pasal 70 Kode Disiplin PSSI Tahun 2025.

"Klub Persipura Jayapura melanggar Kode Disiplin PSSI Tahun 2025 karena setelah pertandingan berakhir terjadi kerusuhan yaitu penonton memasuki area lapangan pertandingan dan merusak fasilitas stadion, mengejar perangkat pertandingan dan Tim Adhyaksa FC Banten, serta melakukan aksi anarkis di luar stadion," tulis keterangan resmi Komdis PSSI dalam surat bernomor 246/L2/SK/KD-PSSI/V/2026, dikutip pada Sabtu (16/5/2026).

Hukuman tersebut menjadi pukulan besar bagi Persipura Jayapura yang tengah berupaya bangkit dan kembali ke level tertinggi sepak bola Indonesia. Tanpa dukungan langsung suporter di kandang, langkah Mutiara Hitam musim depan dipastikan semakin berat.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut