Persija Punya Metronom Baru, Kyohei Yoshino Siap Jadi Senjata Shin Tae-yong Hidupkan Lini Tengah
Dari seluruh nama itu, hanya Refan Nadief yang berstatus sebagai gelandang tengah murni. Yoshino menjadi pilihan kedua untuk menjalankan peran penghubung antara lini pertahanan dan serangan.
Kemampuan tersebut membuka peluang bagi Yoshino untuk menjadi pengatur tempo permainan Persija. Dia dapat membantu tim mengendalikan ritme, menjaga sirkulasi bola, sekaligus memulai serangan dari lini tengah.
Statistik FotMob memperlihatkan kemampuan distribusi bola Yoshino sepanjang 2026. Dia mencatatkan akurasi umpan sebesar 78,9 persen dan akurasi umpan panjang mencapai 37,5 persen.
Yoshino juga membukukan 16 kemenangan duel dalam konteks penguasaan bola. Dia kerap melakukan pemulihan bola sehingga mampu membantu Persija mengatur ritme ketika bertahan maupun beralih menyerang.
Pengalaman panjang di Jepang dan Korea Selatan menjadi modal Yoshino untuk beradaptasi dengan kebutuhan permainan Shin Tae-yong. Dia menegaskan siap memberikan kemampuan terbaik dalam latihan serta pertandingan.
“Saya siap bekerja keras, memberikan kemampuan terbaik dalam setiap latihan dan pertandingan, serta membantu tim mencapai target pada musim ini,” tegas Yoshino.
Editor: Abdul Haris