Pep Guardiola Resmi Tinggalkan Manchester City usai Sabet 20 Trofi
Guardiola menegaskan tidak ada alasan khusus di balik keputusannya meninggalkan Manchester City. Namun dia merasa waktunya bersama klub memang sudah selesai.
"Jangan tanya alasan saya pergi. Tidak ada alasan, tetapi jauh di dalam hati, saya tahu ini waktunya. Tidak ada yang abadi. Jika ada yang abadi, saya akan tetap di sini. Yang abadi adalah perasaan, orang-orang, kenangan, dan cinta saya untuk Manchester City," ujarnya.
Dia juga mengenang kedekatannya dengan Kota Manchester dan masyarakat setempat. Guardiola menyebut kota tersebut dibangun dari kerja keras dan solidaritas yang kuat.
"Ini kota yang dibangun dari kerja keras. Dari perjuangan. Anda bisa melihatnya dari warna batu batanya. Dari orang-orang yang datang lebih awal dan pulang lebih larut. Pabrik-pabrik. Serikat pekerja. Musik. Revolusi Industri dan bagaimana kota ini mengubah dunia," ucapnya.
Guardiola turut mengenang berbagai momen emosional selama berada di Manchester. Salah satunya saat kehilangan sang ibu pada masa pandemi COVID-19.