Penuh Air Mata! Begini Suasana Ruang Ganti Timnas Indonesia usai Lawan Irak
Menurut pria yang juga menjabat sebagai perwira polisi itu, kesedihan mendalam menyelimuti ruang ganti dan perjalanan pulang ke Indonesia. Para pemain benar-benar terpukul karena merasa sudah memberikan segalanya di lapangan.
“Sampai sekarang pun kami juga masih down mental kita kaitannya dengan itu,” ungkapnya.
Meskipun gagal memenuhi target lolos ke Piala Dunia, Sumardji menegaskan para pemain pantas mendapat apresiasi. Dia menilai perjuangan mereka luar biasa, terlebih harus menghadapi tim kuat seperti Arab Saudi dan Irak dalam grup yang sulit.
Kini, kata Sumardji, fokus tim adalah bangkit dan melanjutkan persiapan menghadapi agenda berikutnya.
“Kami semua masih merasakan kecewa, tapi sepak bola tidak berhenti di sini. Anak-anak harus segera pulih dan kembali ke klub masing-masing,” ujarnya.