Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bek Barcelona Tolak Mentah-Mentah AC Milan
Advertisement . Scroll to see content

Pemilihan Presiden Barcelona Memanas! Lionel Messi Dijadikan Senjata Politik

Kamis, 19 Februari 2026 - 16:16:00 WIB
Pemilihan Presiden Barcelona Memanas! Lionel Messi Dijadikan Senjata Politik
Pemilihan Presiden Barcelona memanas setelah Joan Laporta mundur dan Marc Ciria mengusung isu kepulangan Lionel Messi sebagai senjata utama kampanye. (Foto: X/barcacentre)
Advertisement . Scroll to see content

Messi Jadi Poros Kampanye

Ciria berbicara di markas Moviment 42, nama partai kampanyenya, dan menjelaskan alasan pemasangan banner tersebut.

“Kami akan melakukan segalanya dengan baik. Itu yang akan saya katakan kepada Anda. Ini adalah sebuah penghormatan, penghormatan yang tidak diberikan kepadanya saat dia dikeluarkan dari klub dan yang memang layak dia dapatkan. Kami berharap bisa memenuhi harapan itu. Kami berharap semua video yang dikirim oleh anggota dan penggemar di seluruh dunia akan membuat Anda melihat bahwa tidak hanya ada satu suara," kata Ciria dikutip dari Football Espana.

“Setiap kali kami bertemu anggota, mereka mengatakan kepada kami bahwa kami harus memberikan segalanya agar Leo Messi kembali. Sejak 2021 kami telah mengatakan bahwa salah satu kesalahan strategis terbesar dalam sejarah klub adalah melepas Leo Messi. Dan sejak 2021 kami juga telah menyuarakan perlunya Leo Messi kembali. Penghormatan ini didasarkan pada gairah, emosi, dan keyakinan bahwa kami berada di pihak yang benar. Sebagian besar anggota ingin mengembalikan kegembiraan memiliki pemain terbaik dalam sejarah di rumahnya, tempat yang seharusnya tidak pernah dia tinggalkan.”

Isu kepulangan Messi kini menjadi pusat perdebatan dalam kontestasi politik internal Barcelona. Nama besar sang megabintang digunakan sebagai simbol perubahan arah klub sekaligus kritik terhadap kebijakan sebelumnya.

Pemilihan Presiden Barcelona pun berubah menjadi pertarungan narasi. Di satu sisi, Laporta mencoba mempertahankan posisinya. Di sisi lain, Ciria membawa sentimen emosional dan kerinduan suporter terhadap Messi sebagai bahan bakar kampanye.

Kontestasi ini diprediksi semakin panas dalam beberapa pekan ke depan. Masa depan Barcelona tidak hanya soal siapa yang duduk di kursi presiden, tetapi juga menyangkut kemungkinan babak baru hubungan klub dengan pemain terbesarnya sepanjang sejarah.
 
 

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut