Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Ramai ke Super League, Ini Sikap Tegas PSSI
Menanggapi tren perpindahan tersebut, Arya menegaskan federasi tidak bisa ikut campur dalam keputusan karier pemain naturalisasi Timnas Indonesia.
“Seperti yang kami sampaikan sebelumnya, ini pilihan mereka. Kami tidak bisa tahan mereka. Kami tidak gaji mereka. Mungkin beda kalau kami gaji mereka, pasti bisa diarahkan,” kata Arya, Selasa (27/1/2026).
“Tapi ini soal pilihan mereka dan hak asasi mereka juga, kami tidak bisa tahan,” sambungnya.
Arya menilai meningkatnya kualitas Super League menjadi salah satu faktor utama yang menarik minat pemain diaspora. Menurut dia, kompetisi domestik kini semakin kompetitif.
Dia menyinggung keberanian sejumlah klub mendatangkan pemain berpengalaman dari Eropa. Persib Bandung, misalnya, merekrut mantan pemain Paris Saint Germain, Layvin Kurzawa.