Pelatih Vietnam Rayakan Hattrick Juara Piala AFF U-23 2025, Bawa-Bawa Suporter Indonesia
"Para pemain tidak pernah menyerah selama pertandingan, mereka berjuang 90 menit. Jadi selamat, dan saya bangga dengan pemain," lanjut Kim Sang-sik.
"Ada banyak fans Indonesia di stadion, tetapi para pemain tidak pernah menyerah, mereka berusaha dengan berani, jadi saya berterima kasih kepada pemain Vietnam," tambahnya.
Kemenangan ini menjadi bukti Vietnam bukan hanya kuat secara teknis, tapi juga tangguh secara mental saat bermain di bawah tekanan luar biasa.
Tak lupa, Kim Sang-sik juga memberikan apresiasi khusus kepada suporter Vietnam yang datang langsung ke Jakarta untuk memberikan semangat kepada timnya.
"Saya juga mengucapkan terima kasih kepada fans suporter yang sudah mendukung," katanya.
Indonesia Gagal Ulangi Kejayaan 2019
Bagi Indonesia, kekalahan ini memperpanjang penantian gelar Piala AFF U-23. Terakhir kali Garuda Muda merasakan juara adalah pada edisi 2019. Meskipun sudah menampilkan semangat juang tinggi sepanjang turnamen, final di SUGBK harus diakhiri dengan kekecewaan.
Dengan keberhasilan merebut tiga gelar beruntun, Vietnam kini menjadi kekuatan dominan di level U-23 Asia Tenggara. Sementara itu, Timnas Indonesia U-23 dan pelatih Gerald Vanenburg perlu segera melakukan evaluasi menyeluruh agar bisa bangkit di ajang-ajang berikutnya, khususnya Kualifikasi Piala Asia U-23 2026.
Editor: Reynaldi Hermawan