PBSI Bocorkan Alasan Hanya Kirim 5 Wakil ke Kumamoto Masters 2025, tapi Targetkan Hasil Maksimal!
“Untuk pemain muda seperti Alwi, Ubed, dan Dhinda, saya ingin mereka menunjukkan performa terbaik dan bisa mengalahkan unggulan. Ini penting untuk pengalaman mereka,” ujar Eng Hian.
Untuk pemain senior seperti Gregoria Mariska Tunjung serta duet Apriyani Rahayu / Siti Fadia Silva Ramadhanti, Eng Hian berharap mereka dapat menemukan kembali performa terbaiknya.
“Saya ingin melihat bagaimana kesiapan mereka menghadapi tekanan. Harapannya, mereka bisa tampil all out dan mengumpulkan poin peringkat BWF sebanyak mungkin,” tambahnya.
Hingga saat ini, Moh Zaki Ubaidillah sukses menembus babak final Kumamoto Masters 2025, menjadi sorotan positif dari sektor tunggal putra muda. Sementara pasangan Apriyani/Fadia baru akan memulai perjuangan mereka di babak 32 besar.
Dengan kombinasi semangat muda dan pengalaman juara, PBSI optimistis lima wakilnya mampu membawa pulang hasil membanggakan dari Jepang.
Editor: Reynaldi Hermawan