Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Persipura Dihukum Semusim Tanpa Penonton, Respons Manajemen Mutiara Hitam Jadi Sorotan
Advertisement . Scroll to see content

Park Hang Seo Disebut Tolak Latih Timnas Indonesia, Media Vietnam Ungkap Alasannya

Rabu, 22 Oktober 2025 - 19:30:00 WIB
Park Hang Seo Disebut Tolak Latih Timnas Indonesia, Media Vietnam Ungkap Alasannya
Mantan Pelatih Timnas Vietnam Park Hang-seo. (Foto: iNews/Aldhi Chandra)
Advertisement . Scroll to see content

“Meski namanya kini santer disebut di media Thailand dan Indonesia, kemungkinan Park Hang-seo menerima tawaran melatih kedua negara itu sangat kecil. Di usia 68 tahun, dia sudah melewati masa puncak kariernya, dan yang lebih penting, dia tidak lagi merasa perlu membuktikan apa pun di Asia Tenggara,” tulis Soha, Rabu (22/10/2025).

Selain faktor usia, Soha juga menilai Park tidak akan nyaman bekerja di lingkungan federasi yang tidak memiliki arah pembangunan jangka panjang. Media tersebut menyebut PSSI terlalu fokus pada target instan, bukan pada kontinuitas pengembangan pemain.

“Alasan lain yang membuatnya enggan kembali melatih adalah situasi berisiko di Thailand dan Indonesia. Di Indonesia, meski tengah naik daun berkat kebijakan naturalisasi pemain berdarah Eropa, cara kerja federasi (PSSI) kerap membuat banyak pelatih asing berpikir dua kali,” tulis Soha.

Media itu menyoroti kebiasaan PSSI yang terlalu cepat mengambil keputusan terhadap pelatih. Mereka menilai keputusan memecat Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert dalam waktu berdekatan menjadi bukti inkonsistensi kebijakan federasi.

“PSSI tampak menjalankan strategi ‘jalan pintas’, mengorbankan stabilitas demi ambisi tampil di Piala Dunia 2026 — sesuatu yang bertentangan dengan filosofi Park yang mengutamakan pembangunan jangka panjang dan kesinambungan,” lanjut laporan tersebut.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut