MU Vs Liverpool, Fans Setan Merah Siapkan Penghormatan untuk Diogo Jota di Old Trafford
Beberapa hari setelah tragedi tersebut, pelatih Manchester United saat itu Ruben Amorim bersama Bruno Fernandes dan Diogo Dalot datang ke Anfield. Mereka meletakkan bunga sebagai tanda penghormatan untuk rekan senegara mereka.
MU Siapkan Tiga Pemain untuk Tukar Tambah dengan Rafael Leao, AC Milan Pilih Siapa?
Rencana tribute ini juga terinspirasi dari aksi serupa yang pernah dilakukan suporter Liverpool. Pada 2022, mereka memberikan penghormatan kepada Cristiano Ronaldo saat mengalami kehilangan anaknya.
Saat itu, suporter Liverpool berdiri dan menyanyikan lagu kebanggaan “You'll Never Walk Alone” pada menit ketujuh, menyesuaikan nomor punggung Ronaldo. Sebuah jersey Manchester United dengan nama Ronaldo juga dibentangkan di tribun.
Gila! Bruno Fernandes Samai Rekor Cristiano Ronaldo, MU Punya Raja Baru
Komentator laga tersebut, Martin Tyler, sempat mengatakan, "Kita bisa membicarakan persaingan ini, yang terkadang sangat sengit di sepak bola Inggris, tetapi semua orang sepakat dalam hal ini - yaitu menyampaikan belasungkawa.”
Ucapan tersebut menegaskan rivalitas sengit dapat sejenak luluh demi rasa kemanusiaan. Hal serupa kini ingin dihadirkan kembali oleh fans Manchester United sebagai bentuk respek.
MU Hajar Brentford! Selangkah Lagi Kantongi Tiket Liga Champions
Usulan ini telah disampaikan ke Manchester United Supporters’ Trust (MUST). Sejumlah pemain Manchester United juga sudah mengetahui rencana tersebut. Pihak klub memberi sinyal dukungan selama inisiatif tetap berasal dari suporter, bukan instruksi resmi.
MUST mendorong para fans untuk menyebarkan ide tersebut agar mendapat dukungan luas. Pendekatan ini dinilai lebih kuat jika muncul secara organik dari komunitas suporter.
Jika terealisasi, momen ini berpotensi menjadi salah satu adegan paling emosional dalam laga penuh gengsi tersebut. Rivalitas tetap berjalan, namun penghormatan untuk Diogo Jota menjadi prioritas di tengah duka yang pernah dirasakan dunia sepak bola.
Editor: Reynaldi Hermawan