Mohamed Salah Dikabarkan Bisa Tinggalkan Liverpool, Hubungan dengan Arne Slot Memburuk
Dalam sesi wawancara emosional di mixed zone, pemain berusia 33 tahun itu—yang baru saja meneken perpanjangan kontrak awal 2025 hingga 2027—mengaku merasa telah "dikhianati" oleh klub.
Kekecewaan tersebut muncul setelah Salah dicadangkan dalam tiga laga beruntun. Situasi itu membuatnya merasa seolah "seseorang ingin dia menanggung semua kesalahan" atas performa kurang maksimal Liverpool di paruh pertama musim 2025/26.
Tak lama berselang, Salah bahkan tidak masuk dalam skuad saat Liverpool menghadapi Inter, sebelum akhirnya tampil sebagai pemain pengganti saat melawan Brighton pada 13 Desember. Banyak pihak menduga laga tersebut bisa menjadi penampilan terakhirnya bersama The Reds.
Meski kini fokus penuh membela negaranya di AFCON, isu masa depan Salah dipastikan akan kembali mencuat begitu ia kembali ke Inggris. Menurut laporan Teamtalk, sejumlah sumber menyebutkan bahwa Salah kecil kemungkinan hengkang pada bursa transfer musim dingin yang dibuka 1 Januari. Namun, peluang kepergiannya pada musim panas dinilai semakin besar.
Di sisi lain, laporan berbeda datang dari media Italia La Repubblica. Mereka mengklaim mantan klub Salah, AS Roma, disebut ‘sedang mempertimbangkan’ langkah untuk memulangkan sang bintang ke Serie A. Meski demikian, tingginya gaji Salah—yang mencapai sekitar £400.000 per pekan—membuat rencana tersebut dianggap sebagai sebuah “mimpi” oleh pihak Roma.