MLSC Seri 2 Ekspansi ke Kalimantan, Samarinda dan Banjarmasin Jadi Pusat Talenta Sepak Bola Putri
Program Director MLSC, Teddy Tjahjono, menegaskan kontinuitas menjadi kunci utama pembinaan atlet usia dini. Konsistensi kompetisi dinilai penting untuk membangun kepercayaan jangka panjang.
“MLSC dirancang sebagai program jangka panjang. Konsistensi ini penting supaya atlet, orang tua, dan sekolah melihat sepak bola putri sebagai jalur pembinaan yang serius dan berkesinambungan,” ujar Teddy di Jakarta, Selasa (20/1/2026).
Animo peserta menunjukkan lonjakan signifikan. Pada Seri 1 tahun 2024 tercatat 5.163 peserta, sementara Seri 1 musim 2025–2026 meningkat drastis hingga 17.492 peserta.
Peningkatan jumlah peserta tersebut memicu pertumbuhan sekolah sepak bola khusus putri di berbagai daerah. MLSC menjadi katalis penting dalam membangun ekosistem sepak bola putri nasional.
Dukungan Bayan Peduli memperkuat pelaksanaan MLSC di Kalimantan. Direktur PT Bayan Resources Tbk, Merlin, menyebut kolaborasi ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam pengembangan olahraga.