MilkLife Soccer Challenge Jadi Lokomotif Sepak Bola Putri, Raih Penghargaan PSSI
Kepala Sekolah SDN Klepu 03 Semarang, Didit Sulistio, mengapresiasi konsistensi penyelenggaraan turnamen ini. Dia menilai ajang tersebut memberi dampak positif bagi perkembangan siswa, baik secara fisik maupun mental.
“MilkLife Soccer Challenge telah menjadi sarana bagi peserta didik untuk mengekspresikan diri dan menemukan bakat mereka di bidang olahraga. Penghargaan yang diraih MilkLife Soccer Challenge sebagai Grassroots Development Program of the Year di ajang PSSI Awards 2026 merupakan pencapaian yang sangat positif dan patut diapresiasi. Ini menunjukkan bahwa program pembinaan sepak bola usia dini di Indonesia mulai mendapatkan perhatian serius dan berjalan ke arah yang benar. Dengan konsistensi dan kolaborasi semua pihak, program seperti ini diharapkan bisa menjadi pondasi kuat bagi kemajuan sepak bola Indonesia di masa depan,” ujar dia.
Dampak program ini juga dirasakan langsung oleh para peserta. Salah satu alumni, Albianca Raula, mengaku mendapat banyak pengalaman penting sejak mengikuti kompetisi tersebut.
“MLSC sangat membantu saya untuk menekuni dunia sepak bola, hingga saya sempat masuk seleksi Timnas Wanita untuk Piala AFF U-16. Bagi pesepakbola putri belia seperti saya jadi memiliki wadah sehingga kami terus termotivasi untuk menggapai mimpi. Karena tidak hanya berhenti di MLSC saja, tapi turnamen berjenjang seperti Piala Pertiwi dan Hydroplus Soccer League,” ujar dia.
Hal serupa diungkapkan Ika Wonda yang pernah merasakan pengalaman bertanding di level internasional. Dia menyebut turnamen ini membuka peluang besar bagi pemain muda untuk berkembang.