Media Korsel Ramai-ramai Hujat PSSI gegara Pecat Shin Tae Yong: Sebut Tak Tahu Bersyukur, Pengkhianat hingga Tak Punya Akal Sehat
Media ini menuliskan, pemecatan Shin Tae-yong adalah keputusan yang tidak dapat dimengerti. Setelah pelatih Korsel itu menjabat, sepak bola Indonesia berkembang pesat. Pada November tahun lalu, Indonesia mengalahkan Arab Saudi 2-0 dalam pertandingan keenam Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Grup C dan peringkat FIFA Indonesia naik dari 173 ke 127.
"Mengapa PSSI memecat pelatih Shin Tae-yong padahal penampilannya tidak buruk? Alasannya tak bisa dimengerti. Ada spekulasi bahwa hal ini mungkin disebabkan oleh alasan politik di Indonesia," tulis sports.news.nate.
Media ini juga menyinggung Patrick Kluivert yang telah ditunjuk menggantikan Shin Tae-yong. "Di Indonesia yang banyak dihuni pemain Belanda, pelatih dari tim nasional Belanda sangat berpengaruh. Karena itulah diyakini logika politik internal turut berperan dalam pemecatan Shin Tae-yong," tulis media ini.
Media Korsel lainnya, MHN Sports mengangkat judul: "Akal sehat tak bekerja di sini' Indonesia tunjuk 'legenda Belanda' segera setelah pecat pelatih Shin Tae-yong".
Sementara Chosun menyoroti respons putra STY yang marah atas pemecatan ayahnya. Media ini juga mengangkat beberapa artikel yang mengecam pemecatan STY di saat dia telah dianggap sebagai pahlawan bagi persepakbolaan Indonesia.