Manchester United Terancam Rugi Besar jika Tukar Alejandro Garnacho dengan Nicolas Jackson
Bandingkan dengan Garnacho, yang sejauh ini mencatatkan 24 gol dan 22 assist dari 144 laga bersama Man United. Meskipun memiliki kontribusi signifikan, Garnacho kini dihargai jauh lebih rendah daripada saat Napoli menawar 70 juta poundsterling (sekitar Rp1,47 triliun) pada Januari lalu, tawaran yang saat itu ditolak oleh Setan Merah.
Berdasarkan aturan keuntungan dan keberlanjutan finansial (Profit and Sustainability Rules), menjual Garnacho akan memberikan keuntungan bersih bagi Man United, karena pemain muda tersebut merupakan produk akademi klub. Namun, menukarnya dengan pemain yang memiliki harga jauh lebih tinggi seperti Jackson berpotensi menekan neraca keuangan klub secara signifikan.
Sikap Amorim sendiri sedikit melunak dalam beberapa hari terakhir. Ia menyatakan pemain-pemain dalam 'skuad bom' masih bisa dipertimbangkan untuk bertahan apabila klub gagal menjual mereka di harga yang diinginkan. Namun, tetap saja, pertukaran Garnacho dengan Jackson saat ini bukanlah langkah yang menguntungkan secara finansial maupun strategis.
Jika Manchester United memaksa pertukaran ini tanpa kompromi dari pihak Chelsea, maka mereka berisiko kehilangan aset muda bernilai tinggi demi pemain dengan valuasi yang bisa membebani anggaran. Dalam situasi pasar saat ini, langkah seperti ini akan menjadi kesalahan besar.
Editor: Abdul Haris