Luciano Spalletti Pamit dari Timnas Italia, Curhat Pedas dan Akui Gagal!
“Saya tidak dapat mengeluarkan yang terbaik dari para pemain ini dan saya harus mengakuinya,” ujarnya.
Pelatih yang membawa Napoli juara Serie A musim lalu itu juga menyinggung kisah dengan bek senior Francesco Acerbi. Ia mengakui sempat terjadi kesalahpahaman yang belum sepenuhnya selesai.
“Saya meminta maaf kepada Acerbi, tapi mungkin saya juga bertindak keliru,” katanya sambil menjelaskan prioritasnya saat itu adalah memberikan menit bermain kepada pemain muda seperti Calafiori dan Buongiorno.
Dalam catatan statistik, Spalletti memimpin Italia dalam 24 pertandingan dengan hasil 12 kali menang, 6 imbang, dan 6 kalah. Namun hasil-hasil tersebut tak cukup menyelamatkannya dari tekanan publik setelah kekalahan telak 0-3 dari Norwegia. Meski laga terakhir berakhir dengan kemenangan, performa tim tetap dianggap tidak meyakinkan.
Ia juga menyentil situasi fisik pemain yang melemah akibat jadwal yang sangat padat. “Sulit jika otot dan kaki tidak bekerja. Beberapa pemain seperti Tonali berlari tanpa henti, tapi yang lain kelelahan,” ungkapnya.