Liga 1 2020 Dilanjutkan, Persebaya Pertanyakan 5 Poin Ini
“Lebih jauh lagi, apakah kondisi fasilitas kesehatan, khususnya rumah sakit, mampu menghadapinya. Dan itu berpotensi menambah beban petugas kesehatan, yang sekarang saja sudah dalam kondisi sangat berkesusahan,” ujarnya.
Selain itu, menurut Persebaya, walau pertandingan digelar tanpa penonton, ada kemungkinan kelompok-kelompok suporter melakukan acara nonton bersama di berbagai kota di Indonesia.
“Dan itu berarti pengumpulan massa, berarti muncul potensi-potensi baru penyebaran virus. Apa jadinya bila sepak bola menjadi pemicu baru masalah kesehatan dan keselamatan masyarakat?” tanya Azrul.
Kedua, Persebaya juga mempertanyakan soal sosio ekonomi masyarakat. Menurut klub tersebut, pandemi Covid-19 mengakibatkan dampak ekonomi besar. Sepak bola merupakan prioritas kesekian kehidupan masyarakat, yang saat ini banyak mengalami kesusahan.
“Ya, kita tentu harus memikirkan pemain dan lain sebagainya. Namun dalam situasi ini, jutaan masyarakat dalam situasi jauh lebih membutuhkan pemenuhan kebutuhan dasar,” kata Azrul.