Legenda Arsenal Kritik Donnarumma, Nilai Selebrasi Kiper Sekarang Terlalu Lebay
Donnarumma pindah ke Manchester City pada musim panas setelah tidak mendapat tempat di PSG. Klub Ligue 1 itu merekrut Lucas Chevalier sebagai pengganti.
Seaman mengkritik kiper yang baru bergabung ke klub lalu menunjukkan selebrasi berlebihan setelah penyelamatan biasa. Dia menilai hal itu justru mengurangi nilai momen di lapangan.
“Saat saya melihat kiper yang baru saja menandatangani kontrak dan memberikan semua itu setelah penyelamatan, padahal itu bukan penyelamatan yang hebat, saya berpikir: ‘Apa yang kamu lakukan? Rayakan saat itu benar-benar berarti,’ itu sangat mengganggu saya,” tutur Seaman.
Selain mengkritik Donnarumma, Seaman membahas evolusi peran kiper modern. Menurut dia, keterlibatan kiper dalam membangun permainan dari kaki semakin penting.
Dia juga menyoroti David Raya, yang kini berperan krusial saat Arsenal mengejar gelar Premier League. Seaman melihat kiper modern punya pengaruh besar dalam serangan, tetapi tetap harus menguasai dasar permainan.
“Dasar-dasar tetap penting: posisi, pengambilan keputusan, dan ketenangan tetap menjadi kunci kualitas seorang kiper,” tegas Seaman.
Kritik ini memicu perdebatan soal batas ekspresi emosional di lapangan. Seaman menegaskan, selebrasi yang berlebihan tidak mencerminkan kualitas kiper sejati, yang terlihat dari konsistensi dan performa di momen-momen penting.
Editor: Reynaldi Hermawan