LALIGA Pecahkan Rekor demi Rekor! Pendapatan Tembus Rp112,58 Triliun, Penonton Stadion Meledak
Pencapaian tersebut terasa semakin istimewa karena sejumlah stadion masih menjalani renovasi dan beroperasi dengan kapasitas terbatas. Kondisi itu tidak menghalangi antusiasme suporter untuk memenuhi tribun setiap pekan.
LALIGA juga mencatat pertumbuhan hak siar domestik terbesar di Eropa. Siklus hak siar baru periode 2027-2032 diproyeksikan menghasilkan lebih dari 6,135 miliar euro atau sekitar Rp126,41 triliun berkat kerja sama dengan Movistar dan DAZN, ditambah hak siar lain yang masih dalam tahap komersialisasi.
Di sektor digital, LALIGA berhasil menurunkan angka pembajakan hingga 60 persen di Spanyol. Liga tersebut memperluas tim investigasi khusus, memperkuat pusat operasional di Dubai dan Argentina, serta meningkatkan aktivitas di Irak untuk memperluas perlindungan di Timur Tengah dan Amerika Latin.
Kerja sama dengan Google, Fastly, Akamai, dan sejumlah mitra teknologi lainnya turut memperkuat sistem perlindungan digital sehingga ekosistem siaran menjadi lebih aman.
Ekspansi global LALIGA juga semakin agresif melalui kerja sama distribusi dengan CazéTV di Brasil, Disney+ dan TV2 di kawasan Nordik, serta CANAL+ yang menjadi mitra penyiaran eksklusif di Polandia untuk lima musim ke depan.