Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bos Kartel Narkoba Tewas, Meksiko Mencekam
Advertisement . Scroll to see content

Kota Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Kacau, FIFA Pantau Ketat Situasi Guadalajara

Selasa, 24 Februari 2026 - 23:00:00 WIB
Kota Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Kacau, FIFA Pantau Ketat Situasi Guadalajara
Guadalajara, salah satu kota tuan rumah Piala Dunia 2026 di Meksiko tengah dilanda kekacauan. (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

GUADALAJARA, iNews.id - FIFA memantau ketat situasi keamanan di Guadalajara setelah kota calon tuan rumah Piala Dunia 2026 dilanda kekacauan menyusul tewasnya pimpinan kartel narkoba paling berpengaruh di Meksiko.

Kekacauan terjadi usai Nemesio Oseguera Cervantes alias El Mencho, pemimpin Jalisco New Generation Cartel (CJNG), dilaporkan tewas dalam operasi militer Meksiko di negara bagian Jalisco pada Minggu. Insiden tersebut memicu gelombang kekerasan luas di berbagai wilayah.

Aksi balasan kartel menjalar cepat hingga 20 negara bagian. Jalan-jalan utama diblokade dengan mobil dibakar, asap hitam membumbung di sejumlah titik, sementara bank dan usaha lokal ikut menjadi sasaran pembakaran.

Situasi mencekam juga terjadi di Bandara Guadalajara. Sejumlah pelancong terlihat berlarian dan tiarap di lantai terminal setelah terdengar suara tembakan dari jalan raya dekat bandara, memicu kepanikan massal.

Kondisi ini muncul hanya empat bulan sebelum Guadalajara dijadwalkan menyambut penggemar sepak bola dari seluruh dunia untuk laga final Piala Dunia. Stadion Estadio Akron di Zapopan menjadi salah satu dari tiga venue Meksiko yang akan menggelar pertandingan.

Selain Piala Dunia, stadion tersebut juga dijadwalkan menggelar laga playoff antara Kongo, Jamaika, dan Kaledonia Baru pada akhir Maret. Situasi keamanan terkini memunculkan kekhawatiran serius terkait keselamatan penonton.

“Atas nama FIFA di Meksiko, kami memantau secara ketat situasi di Jalisco dan terus berkomunikasi dengan pihak berwenang,” ujar juru bicara FIFA kepada Reuters, dikutip dari Independent, Selasa (24/2/2026). 

“Dia akan terus mengikuti arahan pemerintah untuk menjaga keselamatan publik dan memulihkan kondisi normal, sekaligus menegaskan kerja sama erat dengan otoritas federal, negara bagian, dan lokal,” lanjut pernyataan tersebut.

Dampak Langsung ke Sepak Bola Meksiko

Dampak kekerasan langsung terasa di kompetisi domestik. Liga utama Meksiko menunda dua pertandingan Minggu, yakni Queretaro melawan Juarez FC di liga pria serta Chivas kontra Club America di liga wanita. Dua laga kasta kedua juga dibatalkan.

Pertandingan liga wanita antara Necaxa melawan Queretaro di Aguascalientes bahkan dihentikan saat pemain berlarian meninggalkan lapangan setelah mendengar suara keras di luar Estadio Victoria, diduga tembakan.

Di tengah situasi tersebut, tim nasional Meksiko tetap dijadwalkan menghadapi Islandia dalam laga persahabatan Rabu di Stadion Corregidora, Queretaro, dengan pengamanan ketat dari aparat.

Sementara itu, ajang olahraga lain tetap berjalan. Mexican Open dimulai sesuai jadwal, meski petenis Inggris Cameron Norrie tersingkir cepat dari Rafael Jodar. Turnamen Merida Open sektor putri juga berlanjut, dengan WTA menegaskan keselamatan pemain, staf, dan penonton tetap menjadi prioritas utama di tengah peningkatan pengamanan.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut