Komentar Petinggi Klub usai Liga 1 2024-2025 Selesai, Puas atau Kecewa?
Sementara itu, Direktur Teknis Malut United menilai perubahan dan perbaikan kompetisi musim 2024/2025 telah memberikan angin segar bagi pendatang baru seperti mereka. Namun dia memberikan sedikit catatan untuk penggunaan VAR.
"Walau sering terlalu lama juga melihat VAR nya. Bisa 4-6 menit pemain tidak bergerak. Mungkin jika lebih cepat lebih baik lagi agar intensitas pertandingan tidak turun setelah checking VAR yang lama," ujarnya.
Presiden Persik Kediri, Arthur Irawan mengatakan keseimbangan persaingan di Liga 1 musim 2024/2025 jauh lebih ketat. Artinya, saat ini tidak ada jaminan tim tuan rumah bisa meraih kemenangan di setiap laga kandang.
"Faktor VAR, wasit yang kompeten, bahkan wasit asing memberikan pengaruh terhadap keseimbangan persaingan atau competitive balance yang menunjukkan perkembangan signifikan," katanya.
"Contoh, pada musim 2022/2023, kemenangan tim tuan rumah mencapai 49 persen. Musim 2023/2024, home win-nya 47 persen. Kini di musim 2024/2025 sementara di angka 43 persen. Ini menandakan, makin fair dan tidak ada jaminan tim tuan rumah akan mudah menang," ucapnya.
Editor: Reynaldi Hermawan