Kisah Gila Mantan Bintang Arsenal: Mabuk Sebelum Debut Premier League, Lalu Cetak Hattrick Kilat
JAKARTA, iNews.id - Jermaine Pennant menjadi sorotan besar setelah mengungkap kisah debut Premier League yang terjadi dalam kondisi tidak ideal. Namun justru berakhir dengan catatan luar biasa.
Jermaine Pennant menceritakan pengalaman tersebut saat masih membela Arsenal, ketika dia sama sekali tidak menyangka akan diturunkan sebagai starter.
Saat itu, dia merasa hanya akan menjadi pemain cadangan karena persaingan di skuad sangat ketat dan dihuni pemain bintang.
Keyakinan tersebut membuatnya mengambil keputusan yang tidak biasa, yaitu keluar malam sebelum pertandingan dan baru pulang menjelang pagi dalam kondisi mabuk.
Usai Bantai Chelsea 3-0, Man City Ancam Gulingkan Arsenal dari Puncak Klasemen
Namun situasi berubah total keesokan harinya ketika pelatih mengumumkan susunan pemain dan nama dia masuk sebagai starter.
"Aku hanya tidur sekitar tiga jam, dan badanku bau alkohol. Wenger menurunkan papan dan membacakan susunan tim. Dia menyebut namaku," kata Pennant dikutip dari Give Me Sport.
Hasil Lengkap Liga Inggris Semalam: Arsenal Tumbang, Liverpool Hajar Fulham
Dia kemudian menjelaskan dirinya tidak pernah mengira akan dimainkan sejak awal laga.
“Semalam sebelum pertandingan saya keluar dan berpesta karena saya benar-benar tidak berpikir akan bermain, apalagi jadi starter. Saya belum pernah menjadi starter di Arsenal dan saya rasa tidak akan berubah, apalagi ada Robert Pires, Freddie Ljungberg, dan Ray Parlour di skuad. Saya pasti hanya di bangku cadangan," ujarnya.
Efek Domino Kemenangan Arsenal, 7 Tim Inggris Bisa ke Liga Champions 2026-2027
Dia juga mengaku tetap pergi ke sebuah pesta malam karena merasa tidak akan mendapat kesempatan bermain.
“Pada akhirnya saya berpikir, ‘Sudahlah’, saya pergi ke pesta FHM dan pulang sekitar pukul 6 pagi. Saya tidak percaya ketika melihat nama saya di susunan pemain inti! Saat bermain saya masih sangat mabuk, saya berusaha keras agar tidak mempermalukan diri sendiri. Saya merasa sangat mual, dan vodka masih terasa di perut saya. Bahkan napas saya juga bau alkohol," tuturnya.
Hasil Lengkap Liga Champions: Real Madrid Dibungkam Bayern Munchen, Arsenal Menang Tipis
Meski dalam kondisi tidak fit, laga tersebut justru menjadi titik paling mengejutkan dalam karier Pennant.
Dia berhasil mencetak hattrick hanya dalam waktu sekitar 10 menit, salah satu yang tercepat dalam sejarah Premier League.
Performa itu langsung membuat namanya mencuat di sepak bola Inggris meski kemudian kariernya tidak selalu stabil.
Setelah meninggalkan Arsenal pada 2005, dia memulai perjalanan panjang di berbagai klub Inggris dan luar negeri.
Birmingham City menjadi klub pertamanya setelah Arsenal, di mana dia tampil menonjol meski tim terdegradasi pada 2006.
Dia kemudian bergabung dengan Liverpool FC dan sempat tampil di final Liga Champions 2007 melawan AC Milan.
Setelah itu, dia melanjutkan karier ke Spanyol bersama Real Zaragoza, meski periode tersebut berjalan tidak stabil.
Kembali ke Inggris, dia memperkuat Stoke City dan ikut membawa tim ke final Piala FA 2011.
Setelah masa di Stoke, karier Pennant berpindah-pindah ke berbagai klub seperti Wolverhampton Wanderers, Wigan Athletic, hingga Bury.
Dia juga sempat bermain di luar Inggris bersama Pune City di India pada 2014.
Sepanjang kariernya, bakat besar dia sering tertutup oleh masalah kedisiplinan dan inkonsistensi performa.
Meski menunjukkan kemampuan sebagai winger berbakat, dia tidak pernah benar-benar mencapai potensi maksimalnya secara konsisten.
Setelah pensiun, dia kini lebih sering tampil di acara televisi dan program olahraga di Inggris.
Editor: Reynaldi Hermawan