Efek Domino Kemenangan Arsenal, 7 Tim Inggris Bisa ke Liga Champions 2026-2027
LONDON, iNews.id - Gol kemenangan Kai Havertz untuk Arsenal di Liga Champions UEFA memicu efek domino besar yang berpotensi mengubah nasib hingga 11 klub Premier League.
Gol menit akhir Havertz memastikan Arsenal menang 1-0 atas Sporting Lisbon pada leg pertama perempat final, Rabu (8/4/2026) dini hari WIB. Hasil itu memberi keunggulan penting jelang leg kedua di Emirates Stadium.
Namun dampaknya tidak berhenti di situ. Kemenangan tersebut memastikan Premier League kembali mengamankan satu tempat tambahan di Liga Champions melalui skema European Performance Spot.
UEFA setiap musim memberikan slot ekstra kepada liga dengan performa terbaik di kompetisi Eropa, meliputi Liga Champions, Liga Europa, dan Conference League. Musim ini, klub-klub Inggris tampil konsisten.
Arsenal Disingkirkan Southampton di Piala FA, Arteta: Saya Bertanggung Jawab!
Seluruh sembilan wakil Inggris di tiga kompetisi Eropa berhasil menembus minimal babak 16 besar. Catatan itu menjadi kunci tambahan kuota untuk Premier League.
Musim lalu, tambahan slot tersebut dimanfaatkan oleh Newcastle United yang finis di posisi kelima. Untuk musim ini, satu slot tambahan lain kemungkinan besar akan jatuh ke klub dari La Liga.
Arsenal dan Real Madrid Berebut Striker 19 Tahun Seharga Rp1,3 Triliun
Situasi bisa semakin liar tergantung hasil kompetisi Eropa. Jika Aston Villa yang saat ini berada di posisi empat berhasil menjuarai Liga Europa dan finis di posisi kelima, maka Inggris bisa mengirim minimal enam tim ke Liga Champions musim 2026/2027.
Hal serupa berlaku untuk Liverpool. Jika mereka menjuarai Liga Champions tetapi gagal finis di empat besar, slot tambahan akan diberikan kepada tim Inggris lain.
MU, Man City dan Arsenal Berebut Tanda Tangan Sandro Tonali
Dalam skenario paling ekstrem, jika Aston Villa dan Liverpool sama-sama juara di kompetisi Eropa dan finis di posisi lima dan enam, maka tim peringkat tujuh Premier League juga akan lolos ke Liga Champions.