Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : PSSI Pecahkan Rekor MURI, 3.000 Pelatih Baru Siap Bangun Sepak Bola dan Futsal Indonesia
Advertisement . Scroll to see content

Ketum PSSI Diserang Netizen usai Bilang Hadirin yang Berbahagia saat Konpers Tragedi Kanjuruhan

Minggu, 02 Oktober 2022 - 20:57:00 WIB
Ketum PSSI Diserang Netizen usai Bilang Hadirin yang Berbahagia saat Konpers Tragedi Kanjuruhan
Mochamad Iriawan menjadi sorotan netizen Tanah Air saat hadir di konferensi pers Tragedi Kanjuruhan. Dia dibully netizen karena diduga mengucapkan kalimat yang kurang pas saat konpres itu.  (Foto: PSSI)
Advertisement . Scroll to see content

“Kamu mending turun dari jabatanmu sekarang pak @iriawan84,” cuit akun @massshim.

“Kualitas seseorang bisa terlihat jelas dari sikapnya di kondisi krisis. Dan mirisnya, kita belum punya pejabat yang berkualitas. Mundur dari jabatan woy @iriawan84!!! Bentak akun @larungbiru.

“Berucap tanpa dipikir, sudah sangat jelas kalau dia emang enggak terlalu peduli sama para korban,” sahut akun @fajarriyantober.

“Ucapan template karena saking enggak pedulinya, sampai enggak mikir kalau itu diucapkan disaat yang enggak tepat,” @raka___k.

Sebelumnya, malam tadi kerusuhan pecah di Stadion Knanjuruhan setelah Arema FC dibekuk Persebaya Surabaya dengan skor 2-3. Para Aremania yang tidak terima tim kesayangan mereka dikalahkan sang rival bebuyutan langsung menyerbu ke lapangan begitu laga usai.

Pihak keamanan pun mencoba mengontrol masa dengan melepaskan gas air mata ke tribun penonton. Namun, hal itu justru membuat ribuan penonton panic dan berdesakkan mencari jalan keluar.

Alhasil, banyak dari mereka yang terinjak-injak dan mengalami sesak napas. Bahkan, menurut keterangan resmi yang diberikan oleh pihak kepolisian, sejauh ini terdata 125 orang meninggal dunia akibat insiden tersebut. 

Editor: Ibnu Hariyanto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut