Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bek Juara Dunia Mats Hummels Resmi Gabung AS Roma
Advertisement . Scroll to see content

Kenapa Banyak Gol Bunuh Diri di Euro 2020? Ini Penjelasannya

Senin, 05 Juli 2021 - 07:19:00 WIB
Kenapa Banyak Gol Bunuh Diri di Euro 2020? Ini Penjelasannya
Bek Timnas Jerman Mats Hummels gol bunuh diri saat melawan Prancis. (Foto: The Times)
Advertisement . Scroll to see content
Raphael Guerreiro mencetak gol bunuh diri saat Portugal melawan Jerman. (Foto: Sky Sports)
Raphael Guerreiro mencetak gol bunuh diri saat Portugal melawan Jerman. (Foto: Sky Sports)

Sepuluh tahun lalu, pertandingan Liga Inggris secara rata-rata mencatat 12,6 tembakan dari luar kotak penalti. Akan tetapi musim lalu, catatan tersebut hanya berkisar 8,6.

Dengan kata lain, tim-tim saat ini sedang bermain lebih efektif, atau bisa juga disebut pragmatis. Mereka akan mencoba mendekati gawang sedekat mungkin dengan harapan tembakan yang dihasilkan akan lebih berpeluang menjadi gol. Selain itu, mereka juga mengharapkan adanya gol bunuh diri dari skema umpan tarik.

Tentu saja, beberapa gol bunuh diri di Piala Eropa 2020 tidak dapat dikaitkan dengan alasan yang dikemukakan di atas. Namun, tampaknya statistik di atas terdengar masuk akal. Untuk lebih memperkuat argumen tersebut, kita tunggu saja, apakah gol bunuh diri akan terjadi lagi di tiga laga sisa Euro 2020 ini.

Berikut 10 pemain yang cetak gol bunuh diri di Euro 2020:

Merih Demiral (Turki)
Wojciech Szczesny (Polandia)
Mats Hummels (Jerman)
Raphael Guerreiro (Portugal)
Lukas Hradecky (Finlandia)
Martin Dubravka (Slovakia)
Juraj Kucka (Slovakia)
Ruben Dias (Portugal)
Pedri (Spanyol)
Denis Zakaria (Swiss)

Saksikan siarang langsung UEFA Euro 2020 di iNewsTV.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut