Kejutan! PSSI Berencana Pecat Shin Tae-yong Sejak Digilas China di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia
"Hari ini yang terbaik karena kita masih punya waktu 2,5 bulan. Risiko-risiko tetap ada, tetapi lebih baik kita mengambil risiko daripada menyesal di kemudian hari dan kita juga mencari figur-figur yang tadi kita yakini bisa memberikan ekstra effort, dari dinamika komunikasi, leadership atau pun taktikal bermain yang bisa kita harapkan," sambungnya.
Erick memastikan keputusan ini juga sudah melalui evaluasi cukup panjang. Mantan presiden Inter Milan itu menegaskan, kekurangan sekecil apapun di Timnas Indonesia harus cepat diperbaiki.
"Semua pertandingan yang kita ikuti pasti ada evaluasinya. Tadi saya bilang kita lihat dari pertandingan Indonesia lawan China. Memang dipikir terlalu ambisius tapi tidak karena kita menghitung strategi atau target-target angka kemenangan itu kan sudah dihitung," tutur Erick.
"Gimana kalau kita waktu itu kalah dengan Saudi? Ada press conference hari ini tidak? Ya gausah diomongin udah pasti gagal Piala Dunia karena poinnya sudah tidak ada justru di empat pertandingan ini kita berharap menimba poin. Jadi sekecil apapun yg menjadi (kekurangan) kita perbaiki. Itu yang kita harapkan," ucapnya.
PSSI sudah mewawancarai tiga kandidat utama pengganti Shin Tae-yong. Federasi Sepak Bola Indonesia itu akan mengumumkan pelatih anyar Timnas Indonesia pada 12 Januari 2025.
Editor: Reynaldi Hermawan