Kasus Tendangan Kungfu Fadly Alberto Memanas, Dewa United Siap Bawa ke Jalur Hukum
“Saya akan proses secara hukum untuk semua yang melakukan kekerasan, karena bukan hanya pemain tapi ada juga coach yang melakukan pemukulan. Biar menjadi pembelajaran untuk semua,” katanya.
Fakta Tendangan Kungfu Fadly Alberto: Ngamuk Dipicu Ucapan Rasisme
Di sisi lain, Chief Operating Officer Bhayangkara FC, Sumardji, menyampaikan kekecewaan atas insiden tersebut. Dia menilai kejadian itu tidak mencerminkan nilai sportivitas.
“Saya sebenarnya sangat kecewa dengan adanya kejadian itu. Kejadian itu diawali dari sesuatu yang semestinya tidak boleh terjadi,” ucapnya kepada iNews Media Group, Senin (20/4/2026).
Tendangan Kungfu Berujung Petaka, Fadly Alberto Henga Dicoret dari Timnas Indonesia
Dia menjelaskan situasi memanas dipicu oleh keputusan perangkat pertandingan yang dinilai tidak profesional. Hal tersebut memperkeruh suasana di lapangan.
“Itu diawali dari laporan, dan setelah saya lihat di video, diawali dari perangkat pertandingan yang tidak profesional menjalankan tugas,” tuturnya.
Fadly Alberto Ungkap Mimpi Besar usai Bersinar di Piala Dunia U-17 2025
Sumardji juga mengungkap komunikasi langsung dengan pemain yang bersangkutan. Dari penjelasan yang dia terima, tindakan tersebut dipicu oleh emosi akibat dugaan rasisme.