Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terungkap! Fadly Alberto Dicoret Timnas U-20 usai Sumardji Telepon Nova Arianto
Advertisement . Scroll to see content

Kasus Tendangan Kungfu Fadly Alberto Masuk Meja Komdis, Sanksi Segera Diputus

Senin, 20 April 2026 - 15:22:00 WIB
Kasus Tendangan Kungfu Fadly Alberto Masuk Meja Komdis, Sanksi Segera Diputus
Fadly Alberto dicoret dari Timnas Indonesia U-20 usai insiden tendangan kungfu, dengan dugaan rasisme yang memicu emosi di laga EPA U-20. (Foto: AFC)
Advertisement . Scroll to see content

Umar menjelaskan proses disiplin harus mengikuti mekanisme yang berlaku. Komdis PSSI tidak bisa langsung menjatuhkan hukuman tanpa melalui tahapan resmi.


Komdis Tunggu Laporan Resmi

Saat ini, Komdis PSSI masih menunggu laporan resmi dari i.League sebagai operator kompetisi. Laporan tersebut akan menjadi dasar utama dalam proses persidangan.

“Dalam satu sampai dua hari ini sudah ada keputusan. Kami menunggu laporan resmi dari i.League terkait kronologi untuk bahan sidang,” ucapnya.

Keputusan terkait sanksi diperkirakan akan keluar dalam waktu dekat. Komdis akan mempelajari seluruh detail kejadian sebelum menentukan hukuman yang tepat.

Umar juga menyayangkan tindakan yang dilakukan pemain muda tersebut. Dia menilai aksi seperti itu dapat berdampak besar terhadap karier pemain.

“Kami menyayangkan dia pemain berbakat dan masih muda. Itu bisa merusak kariernya sendiri,” tuturnya.

Kasus ini menambah daftar pelanggaran disiplin di kompetisi usia muda. Tindakan di lapangan menjadi perhatian serius federasi karena berkaitan dengan pembinaan pemain.

Keputusan akhir Komdis PSSI akan menjadi penentu langkah selanjutnya bagi Fadly Alberto. Sanksi yang dijatuhkan berpotensi memengaruhi perjalanan kariernya ke depan.

Editor: Abdul Haris

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut