Juventus Hajar Napoli, Andrea Pirlo Ungkap Penyesalan Terbesar
Mantan gelandang Timnas Italia itu sangat menyesal karena inkonsistensi membuat peluang meraih scudetto nyaris sirna. Juventus bertengger di posisi ketiga klasemen mengepak 59 poin, tertinggal 12 angka dari Inter Milan di singgasana.
"Saya membuat banyak kesalahan. Tapi saya akan membenahinya. Ini musim pertama saya. Dan saya membutuhkan pengalaman itu untuk masa kini dan masa depan. Ini musim yang rumit tidak hanya untuk saya. Tapi juga untuk banyak pelatih lain. Semua orang membuat kesalahan, termasuk saya," ujarnya.
"Tujuan kami sekarang finis empat besar, karena sulit untuk mencapai puncak. Ada 10 pertandingan lagi yang harus dilalui dan kemudian bersiap untuk Coppa Italia," tuturnya.
Pirlo kemudian ditanya lebih sakit kehilangan titel Liga Italia atau disingkirkan FC Porto dari Liga Champions pada babak 16 Besar. Dia menjawab dengan tegas kalau dua kegagalan itu sama-sama bikin merana.
“Keduanya. Anda berada di Juventus, Anda tidak memilih trofi. Anda harus mendapatkan semuanya. Kami memiliki peluang untuk maju di Liga Champions, karena Porto berada di level kami, tetapi kami tidak bermain dengan cara yang benar," ucapnya.
“Dalam minggu-minggu setelah itu, kami juga kalah dari Benevento dan itu membuat kami tersingkir dari perburuan Scudetto. Menonton pertandingan Liga Champions tadi malam benar-benar membuat kami marah. Karena kami tahu kami bisa menjadi salah satu peserta perempat final."

Editor: Reynaldi Hermawan