Juventus Dipermalukan Como 0-2 di Turin, Krisis Makin Nyata
Como membuka keunggulan setelah Weston McKennie kehilangan bola di lini tengah. Mergim Vojvoda memotong ke dalam melewati Teun Koopmeiners dan melepaskan tembakan yang tak mampu diantisipasi sempurna oleh Michele Di Gregorio di tiang dekat.
Meski sempat mengenai Fabio Miretti, gol tetap tercipta dan menjadi pukulan telak bagi tuan rumah. Itu menjadi kali ke-13 musim ini Juventus kebobolan dari tembakan pertama lawan.
Juventus hampir kembali dihukum ketika umpan balik buruk Koopmeiners membuat Di Gregorio kesulitan, lalu chip Lucas Da Cunha membentur mistar gawang yang kosong.
Como menggandakan keunggulan lewat skema serangan balik cepat dari situasi sepak pojok Juventus. Sergi Roberto memulai transisi, Da Cunha mengirim umpan mendatar dari kanan, dan Maxence Caqueret menyelesaikan dari jarak delapan yard untuk mengubah skor menjadi 2-0.
Juventus mencoba merespons. Sundulan Koopmeiners dari umpan Kenan Yildiz hanya menyisir tiang jauh.
Pada menit ke-84, tendangan bebas Koopmeiners membentur tiang. Dalam rangkaian serangan yang sama, Jonathan David menanduk umpan Francisco Conceicao, tapi melebar. Peluang-peluang itu tidak cukup untuk menyelamatkan Juventus dari kekalahan kandang pertama di Serie A sejak Maret 2025.
Situasi semakin rumit setelah Manuel Locatelli menerima kartu kuning dan harus absen pada laga berikutnya melawan Roma. Dalam lima pertandingan kompetitif terakhir, Juventus hanya meraih satu hasil imbang. Kekalahan dari Como membuat tekanan di Turin makin besar dan persaingan menuju lima besar semakin panas.
Editor: Reynaldi Hermawan