Juara Baru Lahir di MilkLife Soccer Challenge Yogyakarta Seri 1 2025‑2026, Talenta Putri Berkembang Pesat
Di babak kedua, permainan tetap panas. SDN 3 Imogiri sempat menyamakan 3‑3 lewat Nuri Azizah Febriana (menit ke‑20). Tapi Aqilla kembali menunjukkan kelasnya dengan dua gol tambahan — total lima gol untuk dirinya — sebelum Razqa memberi gol hiburan satu menit sebelum bubaran. Akhirnya, MI Baburroyyan Kiyudan keluar sebagai juara KU 10.
“Saya sangat bangga karena akhirnya bisa membantu tim menjadi juara setelah di dua seri sebelumnya hanya mencapai babak 32 besar dan delapan besar. Akhirnya di seri ini bisa menjadi juara dan membuat saya semakin yakin untuk mengejar mimpi menjadi pemain timnas putri Indonesia,” ujar Aqilla.
Aqilla juga mengukuhkan diri sebagai top scorer KU 10 dengan koleksi 39 gol.
Partai final KU 12 mempertemukan SD Muhammadiyah Karangploso dan SDN 2 Wonoharjo. Dari awal, Karangploso langsung memimpin lewat dua gol cepat dari Nadia Shakila Azzahra (menit ke‑1 & ke‑4) dan satu gol oleh Najwa Azzahra Aprilia Falamulyadi (menit ke‑8) — menutup babak pertama dengan 3‑0.
Meski Wonoharjo sempat memperkecil lewat Chelsia Naura Putri (menit ke‑16) di babak dua, Karangploso tetap tak terbendung. Nadia menambah tiga gol lagi — salah satunya solo run menawan menit ke‑17 — dan memastikan timnya menjuarai KU 12 seri ini.
“Seneng banget saya akhirnya bisa menjadi juara di MilkLife Soccer Challenge Yogyakarta Seri 1 2025‑2026. Padahal, sebelumnya tim KU‑12 sekolah saya hanya bisa lolos fase grup. Saya ingin mempersembahkan keberhasilan menjadi juara untuk kedua orangtua yang selalu mendukung supaya saya bisa terus mengejar mimpi menjadi pemain sepak bola sukses dan menjadi bagian dari timnas Indonesia yang tampil di Piala Dunia,” ungkap Nadia.