JIS Bakal Jadi Kandang Timnas Indonesia, Bagaimana Nasib Persija Jakarta?
Erick menjelaskan, PSSI saat ini tengah membangun sistem pembinaan Timnas Indonesia secara menyeluruh, mulai dari tim putri hingga tim putra di berbagai kelompok umur. Ia menegaskan, aktivitas bertanding di berbagai level membuat kebutuhan stadion berkualitas menjadi semakin penting.
“Kalau kita lihat PSSI sekarang benar-benar membangun timnas secara serius, kita sudah berhasil membangun setara timnas putri. Sekarang ada yang U-16, U-20 dan bahkan senior, lalu di putranya pun ini tidak berhenti, U-17 sekarang sedang uji coba. U-23-nya nanti tanding lagi September, belum seniornya,” ujar Erick.
PSSI, lanjut Erick, memastikan agenda pertandingan Timnas tidak mengganggu jadwal kompetisi domestik. Hal ini diatur melalui kalender FIFA yang berlaku secara global, di mana setiap FIFA Matchday liga akan berhenti sementara.
“Artinya apa? Strata tim nasional ini memerlukan banyak fasilitas olahraga. Nah itu yang saya juga sampaikan sebelumnya ke Pak Gubernur untuk kalender FIFA yang tahun depan bulan Maret dan itu tidak mengganggu jadwal liga, karena kalau FIFA match day itu liga berhenti,” ungkapnya.
Dengan pendekatan ini, Erick berharap semua pihak, termasuk klub dan suporter, dapat mendukung penuh penggunaan JIS maupun stadion lainnya untuk kepentingan Timnas Indonesia. Menurutnya, semangat kebersamaan menjadi kunci dalam membangun prestasi sepakbola nasional.
Penggunaan stadion secara bergantian di berbagai daerah juga diharapkan mampu mendekatkan Timnas dengan masyarakat di seluruh pelosok Indonesia, sekaligus meratakan pemerataan fasilitas olahraga di tanah air.
Ke depan, PSSI berencana terus mengoptimalkan pemanfaatan stadion modern, termasuk JIS, agar Timnas Indonesia di semua kelompok umur memiliki panggung yang layak untuk bertanding dan berkembang.
Editor: Abdul Haris