Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Komisi X DPR Desak Kemenpora Panggil PSSI: Kerusuhan Liga Indonesia Tak Boleh Terulang!
Advertisement . Scroll to see content

Jayapura Ricuh usai Persipura Tersingkir, PSSI Buka Suara

Sabtu, 09 Mei 2026 - 16:00:00 WIB
Jayapura Ricuh usai Persipura Tersingkir, PSSI Buka Suara
Kerusuhan pecah usai Persipura Jayapura kalah dari Adhyaksa FC di Stadion Lukas Enembe, PSSI prihatin dan soroti pengawasan FIFA. (Foto: Persipura)
Advertisement . Scroll to see content

Insiden tersebut kembali mencoreng citra sepak bola nasional yang masih terus berbenah pasca berbagai tragedi dalam beberapa tahun terakhir. Yunus Nusi menegaskan PSSI sangat menyayangkan kerusuhan di Jayapura.

"PSSI sangat menyayangkan kericuhan ini terjadi di Jayapura, dan tentu kita prihatin dengan keributan ini," kata Yunus dalam keterangan resmi yang diterima iNews Media Group, Sabtu (9/5/2026).

Yunus menilai masyarakat Papua dan suporter Persipura selama ini dikenal memiliki kecintaan besar terhadap sepak bola. Karena itu, dia tidak ingin muncul anggapan negatif terhadap seluruh pendukung Persipura akibat ulah sejumlah oknum.

"PSSI juga tidak sampai berprasangka buruk terjadinya hal seperti kejadian tadi malam. Karena kami tahu bahwa masyarakat dan suporter, masyarakat Papua, suporter Persipura sangat cinta dengan sepak bola. Tentu dengan cinta akan sepak bola, pasti kami yakin untuk menjaga ketertiban dan keamanan di Stadion Lukas Enembe," sambungnya.

PSSI Soroti Pengawasan FIFA terhadap Sepak Bola Indonesia

Yunus mengingatkan sepak bola Indonesia saat ini masih berada dalam pengawasan FIFA pasca tragedi Kanjuruhan pada Oktober 2022. Dia menilai kericuhan di Jayapura bisa memberi dampak buruk terhadap upaya pembenahan sepak bola nasional.

"Dan ini tentu juga akan menggores perjalanan sepak bola kita, yang kita tahu bersama saat ini kita lagi sementara dimonitor, diawasi oleh FIFA. Dan PSSI berharap hal ini tidak akan terulang lagi," tutur Yunus.

Dia juga mengajak seluruh pihak menjaga sportivitas dalam pertandingan sepak bola. Menurut Yunus, menang, kalah, maupun hasil imbang merupakan hal biasa dalam olahraga.

"Dan kita butuh kesabaran, kita butuh kesadaran bahwa menang-kalah itu pasti terjadi di dalam sebuah pertandingan. Kita harus sadar bahwa pertandingan itu kalah, menang, atau seri, dan itu pasti akan terjadi, tidak akan mungkin tidak," tandasnya.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut