Inter Milan Juara Musim Dingin, Chivu Kirim Peringatan Keras Perburuan Scudetto
“Saya ingat anak kecil berusia tujuh tahun ini, kami praktis tumbuh bersama,” kata Chivu kepada DAZN Italia.
“Saya mengenalnya luar dalam, keluarganya, ambisinya, perjalanannya dari akademi. Dia kapten saya di tim Primavera Inter dan saya bahagia untuknya, sama seperti saya bahagia untuk seluruh tim, karena ini pertandingan yang sangat rumit," ujarnya.
Inter butuh waktu lama untuk membongkar pertahanan Lecce. Babak pertama berjalan lambat dan jauh dari kata ideal. Chivu mengaku sudah memprediksi situasi tersebut.
“Saya menduga laga akan sulit, karena setelah menguras banyak energi melawan Napoli pada hari Minggu dan tidak mendapatkan hasil maksimal, itu membebani tim,” ujar dia.
“Sebagai mantan pemain, saya ingat bermain lagi 72 jam kemudian termasuk hal tersulit," tuturnya.