Inter Milan Bungkam Ajax, Chivu: Bukti Kedewasaan Tim!
Dia menjelaskan strategi Inter yang fokus meredam kekuatan Ajax. “Kami mencoba menetralkan keunggulan Ajax, termasuk umpan-umpan mereka di sepertiga akhir. Kami hanya membiarkan mereka menguasai bola di area yang nyaman untuk kami. Kami mencoba bertahan di setengah lapangan mereka, merebut bola secepat mungkin, lalu segera melakukan umpan vertikal. Itu berjalan baik,” jelasnya.
Absennya kapten Lautaro Martinez karena cedera punggung sempat menjadi kekhawatiran. Namun, Francesco Pio Esposito yang masih berusia 20 tahun tampil mengesankan saat dipercaya menjadi starter.
“Seperti yang saya katakan beberapa minggu lalu, dia adalah striker yang akan dinikmati timnas Italia dan Inter dalam waktu yang lama,” puji Chivu.
Selain memuji Esposito, Chivu menegaskan keputusan tetap mempertahankan formasi 3-5-2 adalah langkah tepat.
“Saya ingin tetap dengan 3-5-2, karena ini yang sudah diketahui tim. Kami hanya menambahkan beberapa hal, tetapi yang terpenting adalah menemukan kembali kekuatan mental dan kepercayaan diri yang sebelumnya hilang,” katanya.
Pelatih asal Rumania itu juga menegaskan pilihannya tetap mempercayai Sommer terbukti jitu.
“Saya terus berjalan di jalur saya, mencoba tidak merusak tim yang sudah kuat,” tegas Chivu. Dengan kemenangan ini, Inter membuka perjalanan Liga Champions musim 2025/2026 dengan penuh keyakinan dan momentum positif.
Editor: Abdul Haris