Igor Tolic Ungkap Dalang Transfer Mariano Peralta, Persib Menang lewat Seni Negosiasi
“Hal kedua adalah Pak Stanley. Dia orang yang melakukan perekrutan di sepanjang tahun. Jadi dia yang bernegosiasi dengan para pemain. Kami bukan klub yang kaya raya yang bisa membeli siapa saja, tapi dengan seni mengosiasi Stanley, kami berhasil untuk mendatangkan pemain-pemain terbaik dan Peralta adalah salah satunya,” papar Tolic.
Persib tidak hanya menyodorkan kontrak kepada Peralta. Manajemen juga menjelaskan proyek klub, fasilitas latihan, kesempatan tampil di AFC Champions League Two, serta target meraih gelar.
Atmosfer yang diciptakan jutaan Bobotoh turut menjadi daya tarik. Dukungan besar suporter membuat Persib memiliki nilai lebih saat menawarkan proyek kepada pemain incaran.
Tolic menilai daya tarik Persib kini tidak semata-mata bergantung pada nilai kontrak. Pemain juga mempertimbangkan peluang meraih prestasi, tampil di level Asia, dan berkembang dalam lingkungan kompetitif.
“Jadi klub berada di level di mana meskipun uangnya tidak sesuai, pemain tersebut tetap ingin datang, karena mereka ingin dapat kesuksesan. Mereka ingin menjadi bagian dari Persib, mendapatkan gelar, tampil di Asia, punya sesi latihan bagus, dan semuanya,” beber Tolic.
Kombinasi dukungan Glenn Sugita, kecakapan negosiasi Stanley Bernard, serta proyek ambisius klub akhirnya membuat Peralta terpikat. Persib pun memenangkan perburuan tanpa harus hanya mengandalkan kekuatan uang.
Keberhasilan tersebut menjadi bukti strategi transfer Persib berjalan efektif. Maung Bandung mampu mengamankan salah satu pemain terbaik kompetisi melalui pergerakan senyap dan seni negosiasi.
Editor: Abdul Haris