Hattrick Kylian Mbappe Dianulir, Aturan FIFA Jadi Biang Kekalahan Real Madrid dari Benfica
Di sisi lain, Benfica di bawah arahan Jose Mourinho menciptakan malam bersejarah. Real Madrid sempat unggul dua kali lewat Mbappe, namun Benfica bangkit melalui dua gol Andreas Schjelderup dan penalti Vangelis Pavlidis hingga berbalik unggul 3-2.
Mourinho sempat mengira skor tersebut cukup untuk lolos. Dia lalu melakukan pergantian pemain demi mengamankan keunggulan sebelum akhirnya menyadari Benfica masih membutuhkan satu gol tambahan.
Nicolas Otamendi didorong bermain lebih maju, lalu Trubin maju ke kotak penalti pada situasi bola mati terakhir. Keputusan berisiko itu terbayar lunas lewat sundulan sang kiper yang memastikan tiket play-off.
Mourinho menjelaskan kebingungan tersebut kepada media.
“Saat saya mengganti António Silva dan Ivanovic, saya tidak tahu apakah skor 3-2 sudah cukup. Saya hanya ingin menutup permainan dan saya pikir itu cukup. Ketika saya diberi tahu kami membutuhkan satu gol lagi, sejujurnya saya kesal. Saya berpikir, ‘Mengapa saya tidak diberi tahu beberapa detik sebelumnya?’” ujarnya.
Editor: Reynaldi Hermawan