Hanif Sjahbandi Tambah Masa Abdi di Persija hingga 2027
Hanif bukanlah gelandang biasa. Kemampuannya tampil di berbagai posisi membuatnya menjadi opsi fleksibel dalam berbagai formasi. Inilah alasan kenapa pelatih menyukai karakter Hanif, bisa dimainkan sebagai bek tengah, gelandang bertahan, hingga gelandang serang, sesuai dengan kebutuhan tim.
Keunggulan ini memberi pelatih keleluasaan dalam mengatur strategi, khususnya di tengah jadwal padat dan kemungkinan cedera pemain inti.
Musim lalu, Persija menutup kompetisi di posisi ketujuh klasemen dengan 51 poin hasil dari 14 kemenangan, 9 imbang, dan 11 kekalahan. Meski belum mencapai target ideal, Persija menunjukkan peningkatan performa secara kolektif.
Kini, dengan skuad yang mulai diperkuat sejak awal, harapan publik untuk kebangkitan Macan Kemayoran di musim 2025/2026 makin besar. Latihan pramusim sendiri akan dimulai pada 28 Juni 2025, sementara Mauricio Souza sudah kembali ke Jakarta sejak 22 Juni.
Dengan mengikat Hanif Sjahbandi lebih lama, Persija memberi sinyal kuat bahwa mereka tengah membangun fondasi jangka panjang yang solid. Kontrak hingga 2027 menjadi bukti kepercayaan manajemen terhadap kualitas dan kontribusi sang pemain.
Bagi The Jakmania, kehadiran Hanif tentu menjadi suntikan semangat tersendiri. Ia bukan hanya pemain serba bisa, tapi juga punya mentalitas pekerja keras yang dibutuhkan untuk membawa Persija kembali ke jalur juara.
Editor: Reynaldi Hermawan