Gianni Infantino Didesak Mundur, FIFA Dituding Hancurkan Sepak Bola
NEW YORK, iNews.id – Gianni Infantino mundur dari jabatan Presiden FIFA karena menilai kepemimpinannya sedang menghancurkan industri sepak bola. Desakan itu dilontarkan Presiden LALIGA, Javier Tebas, seusai Piala Dunia 2026 yang dipenuhi kontroversi.
Tebas menyampaikan serangan terbuka tersebut dalam wawancara bersama surat kabar Italia, La Gazzetta dello Sport. Saat ditanya apakah Infantino harus meninggalkan FIFA, dia memberi jawaban tegas. “Menurut saya, ya. Saya pikir waktunya sudah habis,” kata Tebas.
Meski begitu, Tebas pesimistis Infantino benar-benar tersingkir. Dia menilai Presiden FIFA berusia 56 tahun tersebut masih mendapat dukungan kuat dari berbagai federasi nasional, sementara belum ada kandidat oposisi yang berani maju hanya untuk menghadapi kekalahan.
Tebas bahkan menyebut sistem pemilihan pemimpin FIFA sudah “busuk sampai ke akar”. Selama berada di Amerika Serikat, dia mengaku mendengar banyak tokoh sepak bola tidak setuju dengan kebijakan Infantino, tetapi mereka memilih diam dan tidak mengambil tindakan.
Salah satu perkara yang paling disorot Tebas adalah penangguhan hukuman Folarin Balogun. Penyerang Amerika Serikat tersebut seharusnya menjalani larangan bermain otomatis selama satu pertandingan seusai menerima kartu merah, tetapi pelaksanaan sanksinya ditangguhkan dalam masa percobaan selama satu tahun.